Multitasking, adalah istilah untuk suatu kemampuan mengerjakan banyak tugas dalam waktu yang bersamaan. Kira-kira begitu.
. Istilah multitasking sebenarnya untuk teknologi informasi/komputer. Namun, manusia juga bisa disebut multitasking saat dia bisa menangani pekerjaan/tugas yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Emang bisa?? Bisa. Banyak kok contoh orang yang multitasking. Misalnya, selain menyelesaikan deadline di kantor, sambil update status twitter plus chatting via YM. Itu melalaikan tugas namanya..hehehe.. atau yang biasanya sering aku lihat adalah seseorang asik ngobrol di telepon sambil menonton TV dan sms-an dengan banyak orang.
Tapi memang benar ada orang yang memiliki kemampuan multitasking. Tidak hanya menangani satu dua hal dalam waktu yang sama, bahkan lebih. Orang-orang yang mampu seperti ini biasanya berawal dari kebiasaan, entah itu karena kebiasaan sendiri atau karena biasa dalam kondisi tertekan yang mengharuskan dirinya mengerjakan banyak hal dalam satu waktu. Mungkin bukan sesuatu yang berlebihan untuk bisa seperti itu. Mata konsentrasi ke monitor saat mengetik, telinga kanan menikmati musik dari komputer dan telinga kiri sedang mengikuti berita ter-up-to-date dari radio. Wah..kira-kira bisa dicerna semua atau malah tidak sama sekali.?? Perlu latihan kuncinya.
Walaupun dari beberapa sumber berita yang aku baca, “katanya” multitasking tidak selamanya bagus, karena otak kita memiliki batasan-batasan kognitif. Contohnya saat kita mengerjakan dua hal maka otak berusaha keras memahami dua aktivitas tersebut. Tapi yang akan menjadi masalah saat semuanya dilakukan secara berlebihan, pinter-pintar kita bagaimana mengaturnya. Ibaratkan saja seperti komputer dengan spesifikasi prosessor yang kecil kemudian dibebani dengan banyak aplikasi berat, bisa-bisa hang!
Lalu bagaimana jika otak kita yang Overload?? Ngeri ya kalau dibayangkan..
Dalam meditasi kondisi ini disebut Betha, suatu keadaan dimana otak kita dalam keadaan siaga, yang mampu melakukan pekerjaan lebih dari satu dalam waktu bersamaan.
Wah ternyata dalam meditasi juga diatur mengenai Multitasking. Berarti dua-duanya memiliki hubungan erat ya..
Tidak ada sesuatu yang tidak berhubungan bli, jika kita lebih peka, segala sesuatu dapat dihubungkan sesuai dengan imajinasi masing-masing
Hehe…betul juga ya…
Sesuai imajinasi masing-masing semuanya bisa terhubung..tinggal belajar lebih peka…
Wah..saya dapat kata-kata baru hari ini…terima kasih Bli..:-)
Multitasking berarti harus membagi konsentrasi dan energi. Membagi konsentrasi berarti harus memecah konsentrasi. Dan kalau ingin fokus di masing-masing titik konsentrasi, kita butuh energi lebih.
Betul Bli..prinsip keseimbangan selalu berlaku. Belajar membagi konsentrasi perlu banyak latihan untuk mengatur energi yang dikeluarkan.