Tak Berkategori

Bahaya Ponsel Terhadap Anak

Kemarin sorel blogwalking sambil membuka yahoo untuk mengecek email, tiba-tiba mata tertuju ke headline tentang efek buruk ponsel terhadap anak-anak. Hmm..dalam hati sempat berkata sebelum membaca berita dari situs aslinya, ternyata semakin canggih teknologi semakin banyak juga efek buruknya. Seperti yang diberitakan di vivanews.com itu, membiarkan anak-anak dibawah umur 12 tahun menggunakan telepon selular sama halnya dengan membiarkannya dalam zona bahaya.

Di jaman yang semakin canggih dengan tingkat mobilitas tinggi seperti sekarang ini membuat semua orang harus mendapatkan informasi dengan cepat, termasuk dalam hal ini para orang tua yang memantau anak-anak mereka. Dengan perkembangan teknologi, para orang tua lebih terbantu dengan adanya ponsel, sehingga bisa menghubungi anak-anak mereka kapanpun, disamping itu memang sudah menjadi trend. Mengikuti jaman tidak sepenuhnya bagus sebenarnya menurut pandanganku sendiri, tujuannya sih bagus memberikan fasilitas ponsel kepada anak-anak, tapi efek buruknya biasanya yang kurang diperhatikan.

Jika dibandingkan antara dulu saat aku masih di sekolah menengah pertama dengan sekarang, memiliki sebuah ponsel adalah sesuatu yang sangat mewah, tapi sekarang anak-anak sekolah dasar saja ponselnya sudah canggih semua, bahkan mereka sibuk ber-Facebook-ria di sela-sela jam istirahat, walaupun kadang-kadang saat jam pelajaran berlangsung! Hhmmm….pergeseran yang sangat jauh.  Kembali lagi ke efek buruk ponsel terhadap kesehatan anak-anak. Meskipun belum ada bukti pasti bahwa anak-anak lebih sensitif terhadap paparan radiasi ponsel, tapi perlindungan ekstra terhadap anak diusia pertumbuhan tidak bisa diabaikan. Dan hal itu memang masuk akal karena sistem kekebalan tubuh anak-anak masih berkembang dan anak-anak memang lebih sensitif terhadap banyak hal.

Jangankan anak kecil yang masih dibawah umur 12 tahun, aku saja yang sudah berumur 17 tahun (waktu masih SMA) sampai-sampai harus berurusan dengan obat migrain terusmenerus karena hampir setiap hari menderita sakit kepala sebelah. Memang dari kecil sudah berlangganan sakit kepala, tapi penyakit tersebut semakin menggila saat orang tuaku memberikan fasilitas ponsel yang akhirnya “disalahgunakan”, maksudnya penggunaan diluar batas. Saat itu rata-rata aku menggunakan ponsel untuk menelepon 5 jam tiap harinya. Gila! Kenapa bisa sampai seperti itu. Ini juga disebabkan karena perang tarif operator selular yang memungkinkan untuk ngobrol lama-lama di telepon. Aku Menyesal!!

Tapi bukan berarti tidak boleh sama sekali mengunakan ponsel untuk anak-anak. Segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik, begitu pula penggunaan ponsel. Mungkin beberapa  hal yang bisa dilakukan oleh orang tua adalah lebih sering menggunakan fasilitas pesan singkat (sms) atau jika harus menelepon langsung, usahakan tidak menelepon dengan durasi yang terlalu lama. 2 menit saja sudah cukup lama untuk sekedar mengetahui kabar mereka, toh juga di rumah akan bertemu lagi atau kalaupun harus berlama-lama, setidaknya menggunakan handsfree jauh lebih baik. Yang jelas tetap memegang prinsip, hal yang berlebihan memang tidak baik. Tapi untuk efek buruk ponsel di luar efek kesehatan, itu kembali lagi ke orang tua masing-masing untuk dipertimbangkan. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s