Spirit

Your Job Is Not Your Career

Kemana aja Pak…? Setelah beberapa minggu absen,baru muncul lagi. Ini sudah bulan mei dan agaknya aku sudah mulai mengurangi frekuensi menulis. Konsep sudah banyak, cuma pengembangan saja yang belum. Halah..dari awal alasannya itu-itu saja. Beberapa hari terakhir ini lumayan banyak kegiatan di “dunia nyata” yang berhubungan dengan job sehingga jarang memberikan laporan ke dunia maya walaupun sebenarnya wara-wiri di situs jejaring sosial.hahaha….

Pembelaan diri sebenarnya sah-sah saja untuk meyakinkan orang supaya mengerti keadaan kita seperti yang kita setting. Namun semakin sering beralasan, semakin banyak pula alasan orang untuk tidak percaya. Lho? Kok jadi ngelantur? hehe.. Bicara mengenai kesibukan di kondisi yang sebenarnya (dunia nyata) memang tidak ada habisnya. Berjam-jam waktu aku habiskan setiap harinya untuk menjalani profesi sebagai karyawan perusahaan. Dari 24 jam, tidak lebih dari 30% yang dapat aku gunakan untuk beristirahat. 50% untuk menggeluti profesi & 20% itu terbuang percuma entah untuk apa. Yang jelas waktu yang terbuang percuma itu tidak memberikan kontribusi terhadap nasib dompet. Kembali ke masalah kesibukan, ya itu tadi sebagian besar porsi waktu tersita untuk bekerja..bekerja..dan bekerja. Mau apa gimana lagi, sebagai orang yang bertanggung jawab memang harus seperti itu. Bertanggung jawab terhadap kelangsungan pribadi dulu lah, setelah itu baru memikirkan ke aspek yang lebih luas.

Dalam keseharian tersebut, sempat juga mengalami kebosanan. Tapi harus tetap dijalani karena tanggung jawab. Itu seperti sebuah hukum alam yang tidak bisa kita tentang. Tapi setelah menghadiri Book Launch Your Job Is Not You Career By Rene Suhardono, seorang Career Coach yang tidak asing lagi bagi yang suka mendengarkan Hard Rock Radio Bali. Di sela-sela launching buku pertama sekaligus buku keduanya, pengunjung dibuatkan sesi khusus untuk bertanya. Ada satu pertanyaan dari pengunjung lain yang menggugah & selama ini ternyata itu yang terjadi tanpa aku sadari sepenuhnya.

Kita bisa dipecat oleh pekerjaan, tapi kita tidak bisa dipecat dari karir. So…Your Job Is Not Your Carrer

Pertanyaannya begini: “Coach, saya ingin bertanya. Bagaimana menurut anda?saya sekarang menggeluti pekerjaan yang sebenarnya tidak saya sukai, tetapi pekerjaan yang saya sukai justru jauh dari harapan. Ini menarik untuk dibahas. Aku menangkap sedikit pandangan dari seorang Career Coach. Beliau menjawab dengan simple. Kenapa anda tidak mengunakan prinsip anak kecil? Coba kita lihat anak kecil, mereka hanya melakukan apa yang mereka sukai. Jadi dari awal seharusnya sudah tertanam pemikiran yang seperti itu. Kita dituntut untuk mengetahui dimana passion kita. Semangat atau keinginan terbesar kita sebenarnya di bidang apa? Passion tidak perlu dicari, tapi digali dan dilatih karena passion sudah ada dalam diri masing-masing individu.

Nah, jika kita sudah menemukan passion tersebut, tinggal kita mengarahkan passion tersebut supaya bisa menghasilkan sesuatu untuk diri kita. Misalnya, passion kita adalah musik, atau katakanlah passion kita adalah blogging. Nah..bagaimana kita berusaha mengarahkan atau membuat agar passion tersebut bisa menghasilkan. Hasil itu adalah sesuatu yang telah kita dapatkan kita telah menjalaninya dengan sepenuh hati atau memang benar-benar kita sukai. Jadi menurut beliau, daripada anda tidak happy menjalaninya, lebih baik hentikan sekarang juga & mulai berpikir untuk mengetahui sebenarnya passion kita dimana.

Aku tergugah dengan pernyataan tersebut. Karena apa? Karena aku sudah merasakannya selama ini. Sebagai contoh bekerja di suatu bidang yang akarnya adalah apa yang aku pelajari selama di sekolah lanjutan. Tetapi kenyataannya, passion-ku bukan disana. Dan untungnya sekarang aku sudah menemukan semangat terbesarku di bidang yang aku geluti sekarang. Bagaimanapun susahnya ataupun kendalanya, tetap aku menjalani dengan sepenuh hati dan merasa happy, karena itulah passion.

Senang sekali mendapatkan sebuah pencerahan. Tapi jika aku disuruh menjelaskan lagi apa yang telah disampaikan dalam Launching Buku Baru tersebut…hehehe….tidak bisa menjelaskan secara detail.

Selain itu ada sebuah quote yang terus saya ingat: “Kita bisa dipecat oleh pekerjaan, tapi kita tidak bisa dipecat dari karir.

Semoga Bermanfaat🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s