Jalan-jalan

Antara Senyum Dan Musibah

Ngomong-ngomong tentang musibah atau kesialan atau apalah itu yang tentunya membuat perasaan tidak nyaman bahkan kerugian “lahir batin” memang menjadi momok tersendiri. Semua orang pasti berusaha untuk menghindarinya. Tapi kadang kita tidak berdaya jika memang “giliran” kita untuk mengalamainya pada waktu tertentu yang tidak bisa kita duga. Apa yang harus dilakukan saat kita mengalaminya? Mengumpat habis-habisan? Pasang muka datar seolah tanpa beban? Meratapi nasib tidak kunjung baik atau bahkan bersyukur saking berjiwa besarnya anda? hehehe… Entahlah, tergantung masing-masing pribadi bagaimana menyikapinya.

Kata orang bijak, tetaplah tersenyum walaupun saat kita sedang dalam masalah. Tetapi tidak dijelaskan senyum seperti apa itu? Hehe…[Hadoh..tidak ada seriusnya dari tadi]. Mengapa demikian? Karena senyum setidaknya mampu memberi energi positif dalam menyikapi masalah supaya bisa sedikit lebih tenang walaupun jika diteliti lebih lanjut tidak serta merta membuat sebuah masalah terpecahkan. Hal itulah yang berusaha aku coba terapkan dalam kondisi sulit sekalipun. Kejadiannya adalah adalah pada saat liburan akhir pekan kemarin. Semangat untuk berlibur begitu besar karena selama sepekan kemarin konsentrasi hanya fokus pada satu titik, yaitu pekerjaan.

Dengan persiapan seadanya, aku tidak mau mengabiskan waktu terlalu banyak di jalan, intinya adalah ingin cepat-cepat sampai di tujuan. Aku memilih untuk berlibur sebentar ke luar kota hanya untuk menikmati pemandangan alam yang sedang menghijau, kebetulan sesekali hujan turun membuat udara jadi lebih segar. Ditengah-tengah kurungan deadline pekerjaan, hamparan sawah hijau kadang-kadang menjadi sesuatu yang sangat merindukan untuk dipandang. Seperti biasa aku berangkat pagi, menyusuri jalan pintas yang lebih jarang dilalui kendaraan. Di awal berjalan lancar, hingga memasuki menit ke 30 aku mengikuti jalan sedikit demi sedikit perjalananku agak terganggu oleh guyuran hujan. Setelah memakai jas hujan, lanjut..tapi sumpah dingin sekali….!!!

Sabar, semua halangan terkendali. Menyusuri jalan menurun yang sepi dan tidak “berlubang” membuat sedikit lupa bahwa aku bukan Valentino Rossi, bergaya sang jagoan meliuk di tikungan yang rata-rata bagus untuk aksi itu. Hingga akhirnya tepat sebelum jembatan kecil di tikungan ke sekian, aku membelakangi beberapa mobil dengan santai menyalip satu persatu, dan tiba-tiba mobil terakhir alias paling depan berhenti mendadak entah kenapa. Aku kaget bukan kepalang, tapi masih sempat berpikir dan harus mengambil keputusan cepat! Tidak ada celah untuk menyelamatkan diri dari benturan. Tapi daripada menabrak mobil di depan justru akan menambah masalah, mulai disuruh ganti rugi kerusakan, motorku sendiri juga ikut rusak dan segala macam, aku memilih untuk mengorbankan pihak sendiri.

Kalau tidak salah kurang lebih dua meter sebelum membentur mobil aku membanting motor ke kiri mendadak dengan kombinasi rem depan dan belakang. “Cekiiittt…guubbbrraakkk!!!” Alhasil dari kombinasi gerakan aneh tersebut sukses membuatku terjatuh dengan benturan cukup keras hingga kemudi sepeda motor agak miring seperti otakku waktu itu. Orang sekitar histeris melihatnya, tapi anehnya kok tidak ada yang membantu mengangkat motor yang menindihku?, bahkan seorang pengendara di belakangku yang menyaksikan dengan jelas sedari tadinya hanya tersenyum sinis. Shock…Tapi tetap, SENYUM..hwehe..karena ini ulahku sendiri, jadi aku harus mengatasinya sendiri juga.

Tidak aku ceritakan kelanjutannya karena setelah kejadian itu, “kesialanku” tidak hanya sampai disana. Masih ada tiga hal yang hampir membuat pertahanan “SENYUM”ku goyah, tapi karena yakin semua akan baik-baik saja, aku bersyukur aku masih bisa mempertahankan SENYUM sampai membuat tulisan ini. :-).

Ayo senyum..:-)

Iklan

6 thoughts on “Antara Senyum Dan Musibah

  1. PERTAMAX … ^^ beberapa bulan yg lalu saya juga mengalami kecelakaan… rencana mau berkunjung ke kebun jamur jadi berantakan… 😦 tapi untung saja kecelakaannya gak begitu parah dan saya masih bisa tersenyum hingga hari ini πŸ™‚

  2. wah jahat bener tuh orang – orang disekitar kejadian, masa ada yang kena musibah gak cepet – cepet ditolong.

    Link sobat sudah saya pasang di blog saya.

    Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s