Spirit

Susahnya Menjadi Pengajar

“Tolong dong ajarin aku”. Kalimat yang sudah biasa aku dapatkan saat aku menunjukkan sesuatu yang belum bisa dimainkan / dilakukan temanku. Kalau aku rasa masih bisa dijelaskan, mungkin mudah untuk diterima orang yang aku ajari. Tapi jika aku tidak mendapatkan cara yang pas, pasti akan sangat sulit diterima. Karena memang dasarnya aku tidak memiliki jiwa sebagai seorang pengajar, jadi sangat sulit untuk menjelaskan supaya seseorang mengerti dengan cara yang aku gunakan.

Bukannya tidak mau, tapi bagiku sulit saja mencari cara supaya orang yang akan menerima penjelasanku bisa mengerti seperti halnya aku mendapat penjelasan dari orang lain. Kalau orang tersebut tidak bisa memahami apa yang aku jelaskan, sungguh sebuah kegagalan besar bagiku. Membuat orang tahu itu mudah, tapi membuat orang paham sangat sulit.

Kadang aku sering iri melihat beberapa temanku dengan mudahnya membuat orang manggut – manggut tanda paham akan maksudnya, yang mana orang tersebut sudah pernah meminta penjelasan kepadaku sebelumnya. Inilah bagian tersulit yang aku rasakan untuk berinteraksi dengan orang lain, palagi dengan orang – orang baru. Jika apa yang aku jelaskan tidak tersampaikan dengan baik, ujung – ujungnya adalah salah paham, hal dasar yang paling aku hindari.

Kalau orang lain megatakan, mengajar itu mudah, tapi jawabanku adalah sangat sulit, tergantung orangnya.πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s