Spirit

Masih Menganggap Malam Minggu Itu Spesial?

Masih ingat masa-masa sekolah dulu, dimana malam minggu itu paling istimewa dibandingkan malam-malam yang lain. Mungkin karena besoknya libur jadi merasa lebih bebas karena tidak ada beban walaupun hanya satu malam. Itu bagi anak sekolahan atau pegawai kantoran seperti instansi pemerintah. Tapi akan berbeda jawabannya jika judul di atas diajukan kepadaku yang bekerja dengan jadwal berputar tidak menentu.

Sebenarnya aku baru sadar sudah sekian lama tidak memperhatikan hal itu karena tidak begitu penting, tapi tiba-tiba saja obrolan dengan sahabatku mengarah kesana saat saling cerita tentang jadwal kerja yang padat sehingga tidak sempat lagi memikirkan bahwa kapan malam minggu. “Malam minggu? Ah..sudahlah. Untuk apa dipikirkan, toh juga sama dengan malam yang lain” Begitu jawabannya saat kupancing untuk berpendapat.

Memang kalau pikiran sudah fokus ke hal yang dianggap penting – kerja – atau mendesak, hal-hal istimewa yang dulu sempat mendominasi pikiran itu akan berangsur hilang dan akhirnya sama sekali tidak peduli. Prinsip dasar yang tertanam dalam diri dan jadwal kerja yang tidak biasa menjadi sebuah kombinasi yang pas untuk membuatku melupakan dengan cepat apa yang dulu pernah menjadi prioritas tiap minggu dan sekarang, hal itu sama sekali tidak penting!.

Bagiku, masih ada banyak malam untuk menggantikan posisi malam minggu itu sendiri. Kalau memang dulu sering jalan-jalan dengan teman, pacar atau keluarga dimalam minggu, tinggal geser saja sesuaikan dengan jadwal libur yang sekarang. Perasaan berbeda malam minggu dengan malam lain hanya karena identik dengan akhir pekan dan sebagian besar aktivitas perkantoran sedang libur.

Bukan sebuah jeritan hati karena iri melihat teman-teman sebaya yang ‘masih’ bisa menikmati masa-masa itu dan akan terus menikmatinya hingga mereka mengalami kondisi yang sama denganku, bukan juga bermaksud membandingkan dan memecahnya menjadi dua hal yang bermusuhan, hanya sebuah proses menikmati malam-malam yang lain. Dan pendapat bahwa malam minggu itu spesial, bagiku adalah sesuatu yang berlebihan!

Nikmati saja apa yang sudah dijalani sekarang.

Iklan

16 thoughts on “Masih Menganggap Malam Minggu Itu Spesial?

  1. Malam minggu adalah hari yang istimewa? Nggak juga.. Tergantung dari sudut mana kita menilainya. Buat para pekerja yg merindukan hari libur untuk bertamasya, dan hari liburnya adalah minggu, bisa jadi malam minggu adalah malam yg lain dari yang lain;

  2. Malam minggu dr dl biasa2 aja buat saya..yg ada cuma perasaan senang krn besok libur kerja dan mlm bisa buat jalan2 atau nonton tv sampai larut malam..:)

  3. saya baru mengalaminya Pasca Menikah… gag ada lagi yang namanya malam minggu, malam yang indah bareng pacar… karena setiap hari adalah hari yang terindah… 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s