Spirit

Turut Berduka Cita

Hari ini giliranku libur setelah dua minggu bergelut dengan tugas yang lumayan berat. Senang rasanya seperti mendapat angin segar di tengah sumpeknya dunia. Tapi,  untung aku belum membuat janji dan rencana kemana-mana, karena pagi-pagi dibangunkan oleh suara telepon yang sangat keras. Ternyata teman sekantor  yang menelepon meminta bantuanku untuk menggantikannya sementara karena anggota kakaknya meninggal dunia. Seketika itu juga rasa ngantukku hilang dan teringat dengan kejadian sama yang menimpaku beberapa tahun silam.

Aku hanya bisa mengucapkan kata turut berduka cita karena tidak bisa datang membantu pada saat itu, tapi semoga dengan menggantikan posisinya selama beberapa hari di kantor bisa membantunya secara tidak langsung.  Sejenak setelah telepon ditutup, aku termenung cukup lama merasakan apa yang sedang dirasakan temanku saat itu. Sedih yang mendalam pasti akan meliputinya beberapa hari kedepan karena kehilangan seorang kakak yang sangat disayanginya. Hal ini kembali membangkitkan kesedihanku karena kehilangan sosok pemimpin dalam keluargaku 12 tahun silam.

Beberapa hari terakhir temanku sempat bercerita tentang kondisi kesehatan kakaknya yang terus memburuk. Aku benar-benar merasakan bagaimana rasanya berada dalam situasi seperti itu. Apalagi kemarin, saat menceritakan kakaknya muntah darah dan dokter memvonis kemungkinan untuk selamat sangat kecil, bahkan dokter langsung menyerah karena tidak bisa berbuat lebih banyak lagi, sungguh menyesakkan ada. Dan akhirnya, nyawa kakaknya tidak bisa diselamatkan lagi.

Ya semua diluar kuasa kita karena tuhan yang menentukan segalanya, sedangkan kita hanya bisa berusaha semaksimal mungkin. Semoga temanku dan keluarganya bisa tabah menghadapi cobaan yang berat ini.

Aku turut berduka cita, Sobat.

😦

13 thoughts on “Turut Berduka Cita

  1. Turut berduka cita Bli, smoga segala sesuatunya bisa dimudahkan bagi keluarga yang ditinggalkan, dan semoga yang telah pergi mangda prasida amor ring achintya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s