Spirit

Memaksakan Kehendak

Setiap orang pasti memiliki keinginan supaya terlihat lebih menonjol dibandingkan dengan orang-orang di sekitarnya. Berbekal hal tersebut biasanya banyak yang mengabaikan pantas tidaknya cara mereka menonjolkan diri sehingga membuat orang disekitarnya tidak nyaman bahkan sangat tidak nyaman. Tentu sangat bagus jika memiliki sebuah dorongan untuk maju dan terdepan dari diantara yang ada, tapi jika caranya memaksa tentu saja ini akan jadi bumerang bagi diri sendiri.

Misalnya ingin terlihat tegas dan disiplin di kantor, suka main perintah seenaknya tanpa pandang posisi seseorang, mendominasi percakapan di meeting bulanan supaya pendapatnya dijalankan dan masih banyak contoh lagi. Itu kalau di lingkungan pekerjaan, dalam sebuah hubungan percintaan pun hal itu bisa terjadi dan memang benar-benar ada korban dari sikap tersebut. Curhatkah?? Sedikit keprihatinan saja terhadap seseorang yang mengalaminya. Beberapa tahun menjalani hubungan yang dibangun dengan susah payah, akhirnya kandas di tengah jalan hanya karena salah satu pihak tidak bisa mengontrol diri.

Tidak bisa mengontrol diri dalam artian selalu memaksakan kehendaknya. Segala sesuatu yang akan dilakukan walaupun hanya untuk sekedar berkunjung ke rumah saudara harus ditentukan oleh si dominan ini. Sedikit saja berbeda pendapat, pasti akan menjadi masalah besar yang ujung-ujungnya penindasan dan ancaman. Jika terus seperti ini, siapapun tidak akan kuat kecuali hidupnya benar-benar tergantung kepada si dominan ini. Kasihan sekali melihat ada seseorang yang masih seperti ini.

Jadi ย salahkah jika si dia berpaling untuk mencari yang lebih baik?

15 thoughts on “Memaksakan Kehendak

  1. Ya, ada saja memang, orang yang dominan / superior di sekitar kita.
    Untuk masalah si tertindas, jika ada jalan keluar yg lain tanpa harus berpaling (dari pasangannya yg dominan), mungkin itu lebih bijaksana. Teristimewa jika sudah terikat komitmen. Tapi ini menurut saya pribadi.
    Salam hangat;

    1. Terima kasih MasBro, itu jalan terakhir yang bisa diambil karena udah berbagai cara ditempuh sebelumnya, tapi tidak ada yang berhasil. Dengan sangat terpaksa saya menyarankan itu..hehe..

    1. Selamat pagi Mas Tunsa. Saya minta maaf sekali Mas, setengah mati merayu atasan untuk tukar jadwal hari ini tidak dikabulkan juga. Hari ini saya masuk pagi, pulang jam 2 siang. Kalau kopdarnya masih berlangsung jam segitu, kemungkinan saya akan datang. Kemarin sudah saya sampaikan ke mas Budiarnaya.
      Sayang sekali, padahal kesempatan ini sudah saya tunggu-tunggu.๐Ÿ˜ฆ

  2. Nah santai Bli, ada suatu pesan yang pernah tiang baca, dan itu akan menjadi pedoman dalam menjalani semua ini ‘ MEMANDANG SEPERTI LANGIT BERBUAT SEPERTI BUMI” rencana artikel ini akan muncul, cuman masih ada maslah dengan monitor jadi belum sempat

  3. Yang namanya memaksakan kehendak pasti tidak akan baik efeknya. Kalau untuk teman yang selalu pingin mendominasi setiap kesempatan itu sudah tipikal dari dia. Aku juga punya teman yang seperti itu, dalam segala hal dia selalu “tahu” dan ingin diperhatikan๐Ÿ˜†
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  4. ya klo dh ga bisa dajak ngmong baik2, tinggalkan sajaaaaaaaa………
    klo dia mw diajak komunikasi, brilah ksmptn u/ mmperbaiki dirinya.

    1. Lalu bagaimana perkembangannya? #Lho? Malah Balik nanya.hehe
      Iya seperti itu memang lebih bijak. Beri dulu kesempatan, dengan catatan bisa diajak ngobrol. Kalau di awal sudah tidak ada niat baik, hehe..Goodbye aja.๐Ÿ˜‰

  5. Bli, apakah diriku harus malu?karena diriku orangnya selalu dominan tapi bukan memaksakan kehendak sih. Malas dah maksa-maksa. Gak mau di paksa juga gak mau maksa…

    Terkadang dominan juga terjadi karena menag kita harus, dalam kasus ini denganpasanagn. kalau memiliki pasangan yang nggak tegas dan kalau kita nggak dominan, kayanya the relationshio won’t work!

    Ini sih pendapat saya dari sisi si dominan, he he he

    Kalau dari sisi yang tertindas, sebelum saya berpaling alangka baiknya kalau kita diskusikan duu, bicara dari hati kehati, kalau emang tidak bisa diperbaiki, monggo, silahkan pergi, tak usah cuma berpaling๐Ÿ˜‰

    Panjaaaang.

    salam hangat bli~

    1. Hehe…terima kasih mbak….
      Ini hanya sebuah evaluasi terhadap saran yang saya berikan ke teman. Saya ga tahu apakah ini tepat, soalnya jalan sabar & berliku udah ditempuh sebelumnya dan itu berulang kali. Ya ini jadi jurus pamungkasnya..haha..๐Ÿ˜†

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s