Spirit

Langganan

Akhirnya sampai juga di ujung bulan Oktober , walaupun perjalanan terasa sangat berat. Banyak hal tak terduga sudah terlewati. Ada sedikit perasaan lega karena bulan ini akan berakhir sebentar lagi, tapi memasuki bulan baru besok, siap-siap menerima tugas baru, leganya hanya sesaat. Ah…harus tetap semangat!

Aku sering bertanya kepada teman yang membeli sesuatu di tempat yang mereka anggap bagus, mereka selalu menjawab, “aku sudah langganan di sana”. Bertanya ke teman yang lain hampir mendapat jawaban yang sama. Aku jadi berpikir, ternyata mereka sama denganku.hehe.. Setiap orang pasti memiliki pandangan berbeda tentang tempat membeli barang atau yang lain, bahkan ada juga yang fanatik akan hal itu. Ini biasanya ditentukan oleh kesan pertama yang didapat saat mengunjungi tempat tersebut.

Aku tipe orang seperti itu. Kejadian kemarin sebagai contoh saat aku mengantar adik membuat foto untuk surat lamaran. Karena perlu sedikit lebih cepat dan malas merepotkan diri akhirnya aku memilih tempat lain yang lebih dekat, tidak ke tempat biasa tempatku berlangganan yang letaknya lumayan jauh. Apa yang aku dapatkan? Kecewa karena hasilnya sangat tidak memuaskan. Mulai dari harga, pelayanan dan hasil fotonya tidak seperti yang biasanya aku dapatkan. Sangat menyesal karena hal itu.

Contoh lain, aku selalu fanatik walaupun dalam urusan membeli bahan bakar sepeda motor. Aku sering kecewa saat mengisi BBM jika bukan di tempat biasa karena  pelayanannya tidak aku sukai. Menentukan tempat cukur rambut atau tempat belanja bulanan juga demikian, aku tidak mau pindah-pindah kecuali benar-benar mendesak dan perlu cepat.

Sebenarnya semua masalah selera. (Selera lagi??) Tapi lebih banyak ditentukan oleh kesan pertama saat aku mengunjungi tempat tersebut. Jika kesan pertama sudah tidak sesuai, tentu saja aku tidak akan kembali ke tempat itu untuk memenuhi kebutuhanku. Mencari tempat yang sesuai dengan keinginan memang tidak gampang, walaupun kadang-kadang mendapat rekomendasi dari teman, tapi kembali lagi ke masalah selera.

Aku lebih memilih sedikit repot dan berani kecewa untuk mendapatkan yang lebih baik jika waktunya memungkinkan. Bagaimana dengan teman-teman?

14 thoughts on “Langganan

  1. Walaupun sudah menjadi pelanggan pada sebuah tempat, jika suatu saat aku mendapati dibelakang hari pelayanannya tidak baik, lebih baik cari tempat baru😀

  2. Langganan ? saya langgaran pada sebuah warung untuk sarapan pagi, tapi kalau dirasa masakan kurang pas, ngak liwat didepannya heee tentu melakukan penyelidikan lebih dulu melalui teman heee

  3. Setuju dengan masbro, karena pandanagn pertama selalu memberikan bayangan yang bisa di ingat. Selanjutnya terserah anda😆

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s