Spirit

Kami perlu taman, bukan mall…

Semakin sesak…..semakin panas…dan semakin menyebalkan!! Ini gambaran untuk Bali-ku saat ini. Bali yang dulu dibanggakan, sekarang nggak ada bedanya dengan daerah lain yang pelan-pelan, bahkan semakin cepat menuju kehancuran! Harus dikatakan seperti itu karena memang kenyataannya seperti itu. Aku tidak tahu kenapa bisa secepat ini Bali berubah…. Untuk sementara hanya bisa berdoa dan melakukan hal-hal yang bisa aku lakukan sebagai bentuk kepedulian. Terserah orang lain mau bagaimana. Sulit untuk membuat orang lain sadar!

Seperti judulnya, memang benar apa yang sedang aku pikirkan sekarang. Coba saja lewat jalan pantai kuta, masuk daerah Legian, Seminyak, Kedonganan, Jimbaran dan masih banyak lagi yang nggak disebutin, lebih banyak mana, apakah pohon atau bangunan tinggi setara pohon kelapa?? Itu yang membuatku heran. Dimana-mana pembangunan Mall, Apartemen, Villa, Hotel dan yang lain berkembang sangat pesat memakan kawasan hijau. Belum lagi kesadaran tentang sampah sangat rendah!! banyak tulisan, jangan buang sampah sembarangan, tapi mana tempat sampahnya??????

Kalau boleh menghayal, aku ingin sekali bisa membuat Bali ini hijau lagi walaupun nggak mungkin untuk membuat hutan, tapi membuat taman seperti di Singapura. Betapa mulianya pemimpin kita kalau ada yang “berhati hijau” dan bisa mewujudkan impianku. Tapi rasanya itu sangat mustahil dengan segala kekurangan di “tubuh”‘ pemimpin yang menjadi budak nafsu. Tapi kalau memang niat, nggak ada hal yang mustahil untuk dikerjakan, sebelum Bali ini benar-benar parah….

Tolong donk Bapak-bapak yang punya “kekuatan” lebih…peduli sedikit dengan kondisi Bali sekarang. Kenapa harus seperti ini? Kenapa nggak bisa buat peraturan apa kek untuk membatasi masuknya kendaraan bermotor? Atau stop menjual lahan di Bali dengan alasan pariwisata. Aku rasa Bali sudah kebanyakan bangunan besar. Kenapa nggak mendatangkan investor yang mau menghijaukan Bali? Nggak ada? Kenapa nggak menyisihkan sedikit tabungan untuk membangunnya pelan-pelan?? Jalan-jalan ke luar negeri aja bisa! Coba sisihkan sedikit untuk menanam pohon? Berapa pohon yang bisa ditanam?

Ahhh…..kalaupun ada yang punya ide itu, pasti prosesnya sangat lama. Keburu hancur Bali ini. Rapat ini, rapat itu, anggaran ini anggaran itu, peraturan ini, peraturan itu. Sussahhh!!! Tinggal menunggu waktu untuk menjemput penyesalan yang nggak akan ada akhirnya!

Kami perlu taman Pak, bukan mall atau apartemen!!

Iklan

8 thoughts on “Kami perlu taman, bukan mall…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s