Spirit

Niat hati menghindar, tapi kena juga

Curhat nggak akan pernah habis..itu kalimat yang pantas untuk mewakili isi blog ini. Seperti biasa, melempar pertanyaan dan berharap ada teman “senasib” yang mampir dan aku akan senang sekali :p. Seperti biasa, aku menganggap teman-temanku adalah energi terbesar. Apa yang aku rasakan dan apa yang terjadi, sedikit tidaknya ingin kuceritakan, ya dengan harapan itu tadi, ada teman yang pernah mengalami hal yang sama denganku, maka aku akan mendapatkan energi yang sempat hilang karena kejadian itu.

Pernah nggak berpikir untuk menghindari suatu pekerjaan tertentu di tempat kerja, tapi yang terjadi justru sebaliknya? Yaitu mendapat tugas sebagai penanggung jawab pekerjaan itu. Wah..aku sih yakin kalau aku bukan satu-satunya orang yang mengalami hal ini. Kadang-kadang heran kenapa hal itu bisa terjadi. Ini membentuk sejenis pola tertentu setelah aku cermati apa yang terjadi selama ini. Semakin menghindari sesuatu yang sebenarnya bisa kita lakukan tapi kurang percaya diri untuk melakukannya, maka sesuatu itu akan semakin dekat dengan kita. Memang mentalku nggak suka melakukan sesuatu yang akan dilihat oleh orang banyak dan itu sudah tercetak dari kecil. Anggap saja nggak ingin menjadi ketua kelas, entah kenapa bisa terpilih. Padahal sudah berusaha mati-matian menghindar. Begitu juga saat pemilihan anggota organisasi di sekolah.

Sekarang, hal seperti itu terjadi lagi. Sebenarnya memulai sesuatu yang baru itu bagus, tapi akunya yang nggak percaya diri, Ah..susah memang melawan musuh yang satu ini. Dari dulu berharap dunia akan tetap tenang dengan pembagian tugas yang normal seperti sekarang, tapi sebentar lagi harapan itu akan berakhir karena keputusan seorang teman untuk meninggalkan tim kami dan mencoba hal baru di luar sana. Nah, otomatis beberapa pekerjaan yang selama ini ditanganinya dipecah dan dibagi lagi untuk ditangani oleh anggota tim yang tersisa. Bagaimana, terbayang? Aku kebagian hal yang selama ini sama sekali nggak aku bayangkan akan mengalaminya. Justru dulu aku membayangkan bisa menghindar dengan mudah dari tugas itu, tapi apa daya…kena juga!

Kalau boleh berharap lagi (kebanyakan berharap), ingin beban ini orang lain saja yang menjalaninya….tapi kalau bukan sekarang kapan lagi bisa melakukan hal besar seperti itu???? Dilema! Ya sudahlah..hadapi saja!

Semangat!!

Iklan

15 thoughts on “Niat hati menghindar, tapi kena juga

  1. semua jalani, jangan menjadi beban. kalau menjadi beban justru malah menjadi capek di badan. wah sudah jodoh berarti tidak bisa menghindar lagi. ayo jalani dengan hati ringan dan semangat.

  2. lakukan saja sobat… Biasanya kenyataannya lebih sederhana dan lebih menyenangkan dari apa yang kita pikirkan. 😆

    SEMANGAT!!!

  3. Menurut buku yang ku baca ne bli,pikiran kita seperti gravitasi..tarik menarik akan sesuatu. Jika kita terus mennerus memikirkan sesuatu dia akan semakin mendekat,walaupun itu dalam konten negatif

    1. Wah….saya penasaran sama buku itu….
      Saya juga pernah dinasehatin seperti itu, jadi ingat lagi.
      terima Kasih sudah mengingatkan Mbk Idana.
      Oh ya, Nyepi nggak pulkam? Hihi..
      😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s