Kesehatan · Spirit

Morning Person

Setiap malam sebelum tidur, sudah menjadi ritual khusus untuk menyetel ulang alarm dan memastikan semuanya akan bekerja sesuai harapan. Apa harapan yang kau maksud dari alarm itu? Ya tentu saja bunyi tepat waktu, supaya nggak ketiduran. :p

Benar donk, “mereka” berbunyi sesuai dengan waktu yang ditentukan. Sumpah, ramai sekali di kamarku sedangkan saat itu tetangga kos -mungkin lagi asik- tidur. Belum ada jeda 1 menit, dering alarm 1 (Bruno Mars – Lazy Song) muncul….sudah bisa ditebak, semakin malas bangun. Setelah itu jingle opening siaran pagi ala Inyo marhan dan Lola Candra, GMHR bunyi, sengaja pasang ini supaya terbawa suasana bangun pagi yang menyenangkan. Setelah itu, ada musik chill out dengan tema african village jadi dering ketiga. OK, tiga saja dulu….nggak berhasil membuatku bangun! Gongnya adalah saat nada terakhir, sengaja pasang lagu paling menyebalkan untuk membuatku semangat bangun dan “membunuh” suara itu. Total 4 alarm yang bekerja sukarela menarik selimutku setiap pagi. 😀

Perubahan jam tidur dan jam bangun selama beberapa bulan membuat otakku lumayan “stress” untuk menetapkan yang mana untuk dijadikan kebiasaan. Tapi sekarang, kembali ke kebiasaan lama, yaitu menjadi Morning Person! Enak nggak enaknya tetap berdampingan…nggak usah disebutkan lagi nggak enaknya, terlalu banyak. Enaknya, bisa melihat matahari lebih pagi dan sesuai saran dokter Muki Partono kemarin, berjemur pagi sebelum jam 10 baik untuk tulang. 🙂

Huaaahem….

Iklan

6 thoughts on “Morning Person

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s