Spirit

Manis hanya saat perlu

Lagu lama diputar lagi. Hal-hal menggelikan seperti ini masih sering terjadi di sekitar kita. Tapi nggak bisa ditolak kalau sudah mengatasnamakan sesuatu yang dianggap penting. Apakah orang-orang seperti ini memanfaatkan keadaan?

“…Gue minta tolong donk, mumpung lo disana. Ambilin 2 box hitam di ruangan mbak itu, nanti sekalian bawain kesini ya. Kalau gue yang kesana kan bolak-balik jadinya. Tolong ya, lo baik deh…” Lalu telepon ditutup. Ternyata itu telepon dari orang yang ada 5 kilometer jaraknya dari tempat yang menerima telepon.  Itu bukan yang pertama, itu yang kesekian kali. Tapi giliran yang dimintain tolong balik minta tolong, tebak jawabannya apa? “Duh, ntaran ya..gue masih sibuk..!” Ntaran alias sebentar lagi, nggak kunjung terbukti. Berapa lama batas waktu untuk mewakili kata ntaran? Bilang aja nggak bisa, kan simple. Nggak perlu harus membuat orang menunggu jawaban yang nggak pasti.

Ini tulisan pamrih? Bisa jadi….tapi lebih tepatnya bisa dibilang sebagai pelajaran awal untuk menyiapkan alasan yang pas kalau kata-kata manis meminta bantuan itu muncul lagi. Hehehe…. 

Tapi, selama masih bisa membantu, bantulah..walaupun balasannya nggak manis untuk kita.

2 thoughts on “Manis hanya saat perlu

  1. Kita memilih untuk menolong bukan karena berharap mendapat pertolongan di suatu saat kelak kan? Jika iya, berarti sebaiknya mungkin kita memikirkan alih profesi jadi “badut” di senayan😀.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s