Spirit

Lapar mata

Sekarang baru tanggal berapa? Oh belum tanggal 10, seharusnya tenang tapi kok malah stress berat dan menyesal? Ini adalah kegagalan yang ke 20 dalam mengatur uang. Harus ya dibahas? Ya hitung-hitung mempermalukan diri sendiri sekalian mengingatkan teman-teman. Baru saja beberapa hari kemarin dapat gaji bulanan, tapi setelah cek total dikurangi pengeluaran ini itu, gaji kok hanya tersisa 15% ??? Ada yang salah…

Cek lagi..nggak ketemu. Cek lagi nggak ketemu juga penyebabnya. Cek sekali lagi sambil mencari kambing hitam. Bukan kambing hitam yang ketemu, tapi malah ketemu biang keroknya. Lapar mata! Iya, lapar mata adalah biang keroknya. Begini nih akibatnya membeli barang yang diinginkan tapi nggak dibutuhkan. Walaupun bisa dipakai tapi kan nggak benar-benar dibutuhkan bulan ini..akibatnya, rencana keuangan bulan ini gagal total!

Oh tidak, aku harus mengalami hal sama seperti bulan lalu. Kalau bisa tertawa, barang-barang yang sudah dibeli itu pasti menertawakan kebodohanku mengatur uang. Ternyata kekuatan setan belanja lebih kuat daripada rencanaku belanja dekat-dekat gajian bulan berikutnya. Semua itu sia-sia gara-gara lapar mata.

Inti masalahnya adalah :

  • Nggak fokus membeli barang yang dibutuhkan
  • Bahayanya membawa uang lebih, karena belanjanya juga pasti lebih.
  • Ajak partner belanja yang tepat, dalam artian bisa mencegah niat kita untuk keluar jalur yang sudah ditetapkan.

Selamat menyesal

Iklan

5 thoughts on “Lapar mata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s