Kesehatan

Kastengels membawa petaka

Sebenarnya ini masalah lama yang terulang kembali. Sambil menyesal tanpa henti, akhirnya aku putuskan nggak akan makan kue ini lagi. Kastengels, ya…kue kering berbahan dasar keju dan memang lumayan asin. Oleh-oleh lebaran beberapa waktu lalu yang masih tersisa satu stoples, “digarap” berdua dengan teman sekantor. Namanya juga camilan, pasti dimakan sambil kerja. Sambil ngetik, tangan nggak berhenti mengambil dan mulut nggak stop juga mengunyah!

Sampailah pada kondisi dimana kue ini hanya tinggal 1/4 stoples, kurang malah. Awalnya nggak sadar, tapi disadarkan oleh sakit kepala yang pelan-pelan mulai mengusik. Lama-lama seperti mabuk naik bus. Ada apa ini? Sambil mengingat-ingat makanan apa yang sudah masuk ke perut dan ternyata, makanan asin ini jadi biang keroknya.

Sukses sakit kepala luar biasa selama 2 hari karena tensi darah naik lagi jauh dari normal. Dari awal sudah diingatkan dokter, kurangi dulu makan makanan asin. “Sukurin…makan makanan asin nggak kira-kira”, saling ejek sesama pemakan Kastengels yang merasakan efek sama. Tenggorokan juga mulai panas…ahh sial! Kapok! Gara-gara nikmatnya biskuin asin!

😦

Iklan

4 thoughts on “Kastengels membawa petaka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s