Kesehatan · Spirit

Stress menurunkan berat badan

Kali ini saya percaya. Percaya apa yang dikatakan banyak orang, “Jangan terlalu banyak stress, nanti badan lo kurus”. Bukan sugesti, bukan mimpi, dan bukan dokter pula. Murni opini saya sendiri!

Sekitar 4 tahun lalu, hampir nggak pernah menemukan bukti kuat untuk mempercayai kata-kata itu. Tapi setelah mengalami sendiri kondisinya, ternyata ada benarnya juga. Terus terang saya nggak tahu bagaimana prosesnya dari sisi kedokteran, biar nggak salah juga. Tapi kalau dipikir-pikir, secara logika saja ada beberapa proses yang membuatnya jadi masuk akal. Pertama-tama sih bagaimana stress itu bisa terbentuk. Bisa karena pekerjaan, beban hidup, masalah pacar, mikirin masalah orang lain dan lain-lain. Kalau saya sih, cukup karena masalah pekerjaan saja yang kadang-kadang bikin stress. Semoga nggak sampai meracuni hal lainnya. Saat banyak masalah yang dipikirkan, otak kerja keras mencari solusi, dahi mengkerut, senyum nggak pernah ikhlas, sampai-sampai melihat orang yang menyebalkan sedikit saja bisa galak setengah mati.

Kalau sudah begitu, malas makan atau kalaupun ada nafsu makan, pasti akhirnya makan yang nggak sehat. Setelah itu, ada lagi racun yang mendukung stress, yaitu begadang semalam suntuk. Intinya kalau sudah stress, pola makan amburadul entah ada gizinya atau nggak, bawaannya susah tidur. Akibatnya begadang lagi, walaupun nggak ada hal penting yang harus dikerjakan. Sekarang, tinggal akumulasi saja, seberapa sering hal itu terjadi dalam sebulan, rekap dalam satu tahun. Cari timbangan, ukur berapa berat badan sekarang dan bandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hasilnya? Turun drastis!! Ini saya ngomongin diri sendiri.

Saya batasi terlebih dahulu, karena nggak semua orang mengalami hal yang sama. Kalau sebelumnya lebih banyak kerja dengan fisik. Maklum, begitu selesai menjalani dunia pendidikan, saya memilih untuk langsung kerja, apapun itu yang penting dapat pengalaman dulu. Setelah beberapa tahun ada sedikit peningkatan, akhirnya bisa kerja di dalam ruangan, kerjaan setiap hari hanya duduk di depan komputer, walaupun sekali-sekali keluar. Kerjaannya yaitu tadi, duduk, mengernyitkan dahi, meras otak untuk bisa kreatif, kadang-kadang ngopi, dan jarang bergerak. Fatalnya, ada satu hal paling penting yang juga nggak pernah saya lakukan, yaitu olahraga. Ya jadilah seperti ini, badan sakit-sakitan, pokoknya ada saja keluhan badan ini begini, badan ini begitu. Jadi salah siapa? Cukup saya saja yang salah. Jangan stress ya.. 🙂

Iklan

7 thoughts on “Stress menurunkan berat badan

    1. Iya Bli, sekarang itu yang sedang saya lakukan. Belajar mengurangi stress walaupun tuntutan kerjaan nggak bisa dibendung. Susah naikin berat badan. 😦

  1. Hi Bli..

    “Stress menurunkan berat badan ” ini sangat beralasan Bli, dalam pemahaman dasar tentang dasar-dasar pengobatan tradisional, dikatakan bahwa ada korelasi ataupun hubungan yang kuat antara organ dan emosi seseorang seperti sedih, gembira, khawatir/berfikir, takut dsb.

    1. Hai mas SIge, terima kasih sudah berkunjung. Itu pengalaman nyata mas, saya merasakan sendiri susahnya nambah berat badan saat otak stress. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s