Spirit

Perpisahan itu menyebalkan.

Hari ini tepat 1 bulan sudah semenjak saya mengajukan surat pengunduran dari perusahaan sekaligus sekolah ini. Ternyata “move on” itu nggak semudah yang dibayangkan ya.😦

Kenapa demikian? Karena sampai hari ini saya masih saja merasa seperti cuti panjang. Pikiran ini tidak bisa lepas begitu saja dari rutinitas yang berperan penting membuat perubahan besar dalam hidup. Mulai dari lingkungan kerja yang -mungkin- diidamkan banyak orang, kekuatan sebuah “name-tag” yang saya rasakan di banyak event, pertemanan yang sama sekali tidak pernah diwarnai konflik, sampai fasilitas unlimited internet di kantor. Tapi bukan hal-hal bersifat materi yang membuat saya tidak rela sampai saat ini, tapi pertemanan yang begitu menyenangkan. Serius, berat juga. Bahkan lebih berat daripada putus sama pacar pertama. :p. Setiap hari stress bersama, having fun bersama, dikritik bersama, dikejar deadline bersama sampai lembur pun selalu bersama.

Baru kali ini saya menemukan pertemanan yang terdiri dari berbagai individu dengan pemikiran luas dan saling menghargai. Entah kapan lagi bisa menemukan lingkungan seperti ini. Walaupun begitu, bukan berarti pertemanan ini selesai. Hanya saja sekarang frekuensi bertemu dan berkomunikasi secara real time sudah jauh berkurang. *Tsaahhh! *lap air liur*. Mudah-mudahan teman-teman merasa nyaman selama saya meramaikan departemen kalian. Mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk kesalahan yang selama ini saya lakukan. Saya akan sangat merindukan kalian.πŸ˜‰.

5 thoughts on “Perpisahan itu menyebalkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s