Spirit

Nyepi kali ini, masih seperti sebelumnya

Nyepi, adalah hari yang selalu ditunggu oleh umat Hindu, khususnya saya tentu saja. Sebagai penyambutan untuk hari yang sangat penting ini, seperti biasa saya begitu antusias ingin menjalaninya dengan lancar, terutama target untuk puasa 24 jam penuh.
Bukan pamer atau sombong, tapi itu sudah jadi ritual tersendiri selama bertahun-tahun. Dalam keluarga, saya mencoba untuk menjadi pelopor untuk hal yang satu ini. Lumayan, dua adik perempuan saya pernah berusaha walaupun belum berhasil. Tapi uniknya, ibu selalu marah mengetahui hal ini.

Sebelum Nyepi dimulai, ibu selalu bertanya : “Kamu puasa?” | “Ya Bu”, saya jawab. Lalu kata-kata selanjutnya sudah bisa saya tebak : “Udah, nggak usah puasa dulu, kamu udah kurus gara-gara di Denpasar jarang makan, sibuk kerja terus, tumben pulang puas-puasin makan!”. Saya selalu tertawa setiap ibu bilang begitu dan selalu saya jawab : “Iya Bu, nanti habis puasa makan-makannya dipuasin…hehehe..”

Itulah orang tua, selalu khawatir kalau anaknya jarang makan atau terlihat kurus. Tapi semakin “dilarang” saya malah semakin semangat untuk melewatinya dengan sukses. Semoga Nyepi.selanjutnya, masih sama seperti sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s