Spirit · Tips

Pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT)

Sudah lama sekali rasanya tidak pernah menulis. Sekarang, tergugah untuk menulis lagi. Lumayan untuk membunuh waktu menunggu antrian di kantor BPJS Ketenagakerjaan Jl. Hayam Wuruk Nomor 143, Denpasar. ๐Ÿ˜ด

Kenapa saya di sini? Balik dulu ke beberapa minggu lalu dimana saat bersih-bersih kamar kos dan bongkar arsip, saya menemukan di dalam slot dompet jadul ada kartu Jamsostek teronggok tak berdaya. Awalnya berpikir kartu ini sudah tidak ada gunanya, mengingat saya sudah resign 4 tahun lalu dari Hard Rock Radio Bali. Tapi akhirnya saya amankan dulu ke dompet, nanti akan dicek lebih lanjut.

image

Benar saja, setelah saya browsing di Google dengan kata kunci “Bagaimana nasib kartu Jamsostek?”, ada satu link berita yang menyatakan bahwa dana di dalam kartu Jamsostek tidak akan hangus walaupun sudah berganti nama menjadi BPJS Ketenagakerjaan. Wow! Uang di depan mata.

Baiklah, dengan semangat pengangguran 2016 saya akhirnya mulai mencari informasi tentang tata cara pencairan dana yang mengendap tersebut. Berhubung kantor BPJS Denpasar lumayan dekat, meluncurlah dengan santai. Saya datang jam 10.30 WITA. Sayaย pikir sepi, ya paling mentok 20 orang lah paling ramai. Ternyata? Salah besar! Itu kantor sudah seperti pasar tumpah dengan parkir awut-awutan. Teman saya, Wherda bilang, “udaah…mending lo datang lagi besok jam 7 pagi, ngantrinya enak.”

SYARAT

Benar juga sih. Tapi daripada rugi sama sekali tidak dapat info, mending gali informasi. Jadi begini, jujur saja ya. Saya sulit sekali mencari sumber informasi yang jelas untuk urusan yang satu ini. Karena malu bertanya (males lebih tepatnya), saya pilih gali sendiri sebisa mungkin. Apalagi melihat orang lain yang benar-benar nggak tahu bertanya ke petugas, yaaa diladeni seadanya aja. Alhasil si penanya clingukan pura-pura ngerti. Males kan? Makanya, bagi saya pantangย hukumnya bertanya dulu sebelum mencoba. ๐Ÿ˜Ž

Singkat cerita, saya datang lagi keesokan harinya dengan senjata lengkap. Jadi, syaratย untuk PENCAIRAN dana Jaminan Hari Tua (JHT) ini adalah :
– Mengisi form F5 (formulir pencairan dana). Disediakan di kantor BPJS (ada banyak, nggak mungkin kehabisan).
– Kartu Jamsostek (asli)
– KTP (Asli + Fotocopy 2 lembar)
– Kartu Keluarga (Asli + Fotocopy 2 lembar). Kalau nggak ada yang asli, fotocopy-an nggak apa-apa asalkan dilegalisir ke kantor yang mngeluarkannya.
– Surat Keterangan Berhenti Kerja (Asli + Fotocopy 1 lembar)
– Fotocopy buku tabungan 1 lembar. Untuk apa? Nanti saya jelaskan.
– Surat Keterangan Pengunduran Diri Perusahaan ke Disnaker (untuk yang resign / nonaktif per 1 September 2015).

Setelah komplit, masukkan semua dokumen tersebut ke dalam stopmap/amplop gede atau apalah supaya menjadi satu kesatuan, yang penting nggak berantakan. Sekarang sudah siap berjuang!!! Yeay!

Itu adalah syarat untuk pencairan dana JHT sebesar 100% alias mau ditarik semua sampe kartunya bolong.๐Ÿ˜€. Karena itu yang saya lakukan.

ATURAN MAIN

Setelah semua lengkap, datanglah ke kantor BPJS terdekat. Ini harus, karena kalau kejauhan kalian bakal capek sendiri. Serius.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
– Ikut antri. Ini menunjukkan kamu adalah warga negara Indonesia yang baik dan sopan.
– Masukkan dokumen yang sudah disiapkan tadi ke dalam dropbox yang sudah disediakan. Ini pasti rebutan, kayak mau rebutan hadiah. Slow aja bro.
– Udah? Sekarang tinggal tunggu panggilan. Saran saya, langsung samber tempat duduk yang terkedat dengan loket. Biar aman.
– Sambil nunggu ngapain dong? Terserah! Main HP kek, ngobrol kek, yang penting jangan bikin ribut.
– Setelah dipanggil, nanti akan diinterview sedikit sama petugas yang akan mengecek kelengkapan dokumennya. Beberapa pertanyaan pas interview seperti :

** “Kapan terakhir kerja?” Ini hanya basa-basi, padahal sudah ada jawabannya di surat keterangan kerja. Jawab aja bro, biar nggak garing.
** “Sekarang kerja dimana?” Nah yang ini serius. Saya jawab nganggur, karena beneran saya lagi nganggur. Sekedar info, katanya kalau jawab kerja di perusahaan apa gitu, kemungkinan besar pencairan dana ini bakal ditolak. Katanya lho ya, saya juga nggak tahu kebenarannya. Karena saya beneran nganggur, jawab apa adanya.
** “Punya buku tabungan?” Ini pertanyaan buat saya karena saya nggak mencantumkan foocopy buku tabungan. ๐Ÿ˜“ “Kalau ada buku tabungan dan bapak bisa menyiapkan fotocopy-annya hari ini sebelum kantor tutup, nanti akan langsung diproses untuk mendapat nomor antrian proses klaim. Tapi kalau nggak bisa, bapak harus ulang lagi besok memasukkan dokumen ke dropbox dan antri dari awal.” Pilih mana? Ya selesaikan hari ini lah! Intinya, kalau ada dokumen yang kurang, lengkapi dulu, baru bisa masuk ke proses selanjutnya.

– Interview beres, dapat nomor antrian ke poses layanan klaim. Nah disini lumayan lama, makanya saya punya waktu buat nulis satu postingan penuh tentang pencairan dana JHT ini. Hehe..

image

– Akhirnya dipanggil ke loket layanan klaim. Lumayan dapat udara segar, karena yang memproses adalah Mba-mba cantik. ๐Ÿ˜
– Ada sedikit kesalahan sistem, tanggal lahir saya salah input oleh yang menerbitkan kartu beberapa tahun yang lalu, alhasil harus direvisi dan saya harus tandatangan dokumen revisi, plus menyediakan materai 6.000. Untung sebelah kantor ada tempat fotocopy yang jualan materai.
– Setelah verifikasi dokumen (pengecekan keaslian dokumen), baru deh dapat info bahwa uangnya akan cair. Nah, di sinilah copy buku tabungan tadi akan menunjukkan taringnya. Kalau dana yang dicairkan lebih dari 2,5 juta rupiah, dana tersebut wajib ditransfer ke rekening. Iyalah bro, capek ngitung duit banyak. Tapi kalau kurang dari jumlah tersebut, bisa pilih mau transfer atau tunai. Waktu pencairannya bervariasi, saya sih dijanjikan sekitar 4-5 hari. Pokoknya yang sabar ya.

๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

Oh iya, nanti kita juga akan dikasihtahu berapa jumlah saldo terakhir. Biasanya sih akan diberikan lembaran print yang berisi rincian saldo per tahun, seperti ini :

image.jpeg

Sampai di sini, semua proses administrasinya selesai. Tinggal satu masalah lagi, yaitu Menunggu. Pekerjaan yang paling membosankan di dunia.๐Ÿ˜’

Segitu saja, kalau ada pertanyaan atau hal-hal yang kurang jelas, jangan tanya saya…hehe… Kontak langsung ke kantor BPJS terdekat. Kalau lagi online, bisa cek infonya di http://www.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Udah segitu ajah.

Selamat makan siang. ๐Ÿ˜„

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s